Showing posts with label Jawa Timur. Show all posts
Showing posts with label Jawa Timur. Show all posts

April 9, 2015

Madura, Tempat Wisata Terpendam di Jawa Timur

Madura adalah nama pulau yang terletak di sebelah timur laut Jawa Timur. Pulau Madura diskenal dengan sebutan Tanah Garam. Pulau Madura besarnya kurang lebih 5.168 km2 (lebih kecil daripada pulau Bali). Bali oh Baliku.
Perjalanan ini bareng cewek cewek hebat, Roshi, Yanny, Rizka n Dayu. Hi Girls. Capcuss. Jembatan Nasional Suramadu merupakan pintu masuk utama menuju Madura, selain itu untuk menuju pulau ini bisa dilalui dari jalur laut ataupun melalui jalur udara. Untuk jalur laut, bisa dilalui dari Pelabuhan Tanjung Perak di Surabaya menuju Pelabuhan Kamal di bangkalan, Selain itu juga bisa dilalui dari Pelabuhan Jangkar Situbondo menuju Pelabuhan Kalianget di Sumenep, ujung timur Madura.

Beberapa tempat yang terkenal di Pulau Madura adalah kuliner Bebek Sinjay di Kabupaten Bangkalan. Mau makanan enak lagi? Dapur Asela di Kabupaten Sampang menu andalanny kepiting dan Rumah Makan Juko Tonoh di Kabupaten Pamekasan aku suka otak otak rajungannya. Hehe, marii makaaan..
Beberapa tempat wisata yang kali ini sempet dikunjungi yaitu Pantai Slopeng, Pantai Lombang, dan Batu Putih.
Pantai Lombang merupakan bagian dari Kecamatan Batang-Batang, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur. Dari pusat kota Sumenep jaraknya sekitar 27,8 Km ke arah timur laut. Perjalanan sekitar satu jam-an. Jika ditempuh dari Suramadu, jaraknya sekitar 182 Km. Sekitar 4-5 jam perjalanan dengan mobil pribadi. Bibir pantai yang ditumbuhi cemara udang membuat pantai ini terlihat berbeda. Selain itu, pasir halus berwarna putih yang terhampar juga menambah kecantikan pantai ini.

Wisatawan juga bisa menikmati destinasi laut dengan menyewa perahu yang disediakan oleh para nelayan setempat. Jika tidak tertarik bermain air, bisa menikmati wisata menunggang kuda. Di situ ada beberapa warga yang menyediakan jasa tunggangan kuda dengan tarif Rp 15.000/orang. di leher kuda disini diisi kain, ga tau buat apa, tapi jadi warna warni diliatnya.
Pedagang makanan disini juga banyak, jadi bisa menikmati pantai sambil makan dan minum kelapa muda. Segeerrr..

Lanjut lagi perjalanan ke Pantai Slopeng yang berada di Desa Sema'am, Kecamatan Dasuk, Sumenep, Madura. Pantai ini berada di bagian utara Pulau Madura dan berjarak 21 km dari kota Sumenep. Pantai ini berpasir putih dan ombaknya tidak terlalu besar sehingga tidak perlu khawatir untuk bermain di pinggir pantai.

Sudah 2 pantai, sekarang kita jalan jalan lagi ke dataran ya buat foto-foto. Ada lokasi unik tebing-tebing batu yang belum banyak diketahui  wsatawan. Iyalah, tempatnya agak masuk ke dalam dan sepi. Sepanjang perjalanan bisa dihitung berapa kendaraan yang kita lewati.

Tebing Batu Putih terletak di kecamatan Batu putih, Sumenep. Berjarak kurang lebih 30 km dari wisata pantai Slopeng, kecamatan Dasuk, 21 km dari Pusat Kota Sumenep. Jarak tempuh menggunakan kendaraan sekitar 1 jam, pengunjung yang menuju daerah tersebut akan disuguhi pemandangan pesisir pantai utara Madura.

Oke, enough yaaa sehari di Pulau Madura, lain kali mau ke Gili Labak, katanya sii mirip Gili yang di Lombok ;)

April 8, 2015

2 days in Malang and Batu

Malang merupakan kota terbesar kedua di Jawa Timur setelah SurabayaPerjalanan dimulai dari Bandara Juanda naik travel ke Malang dengan jarak tempuh 89,9 km atau sekitar 2 jam perjalanan. Naik travel lo ya bayarnya Rp 95.000/orang. Lumayan. Sayangnya ga banyak sih yang bisa dikunjungi di Malang, Cuma sempet makan sama nonton di Malang Town Square (MATOS) karena waktu yang terbatas daaaaan Alun alun Kota Malangnya lagi diperbaiki.



Lanjut aja ke Batu ya. Tujuan wisata di Batu yaitu Alun-alun Kota Batu, Omah Kayu, Batu Night Spectacular (BNS) dan Museum Angkut. Pengennya sih gitu.
Pertama-tama meluncur ke Alun-alun kota batu, bagus ya alun-alun aja ada bianglala-nya. Ada rumah buah, ga terlalu besar sih, tapi cukup. Salah jam juga sii kesininya masih ada matahari, kiraen beneran di batu itu dingin, ternyata panas juga broo..

Lanjut ke tempat jalan jalan kedua, ke Omah Kayu, Omah Kayu ini berada di Gunung Banyak tepatnya di lokasi paralayang Kota Wisata Batu. Lokasinya sekitar 25 km dari Kota Malang, dan cukup dekat dari destinasi wisata lainnya di Kota Batu. Harus bayar masuk ke area Wisata Gunung Banyak Rp 5.000, karcis parker mobil Rp 5.000 daan tiket masuk omah kayu Rp 5.000/orang. 

Omah Kayu atau rumah kayu atau rumah pohon, bisa dibilang gitu karna rumahnya diatas pohon, dari sini bisa liat pemandangan Malang siang hari, bisa nontonin orang paralayang karna disebelah ada spot paralayang, harganya? Lumayan. Rp 350.000, hehe

Malemnya, lanjut maen ke Batu Night Spectacular (BNS) kalo di Jakarta n siang-siang sih namanya Dufan. Tapi kalo mau maen malem-malem BNS tempatnya. Naik wahana n teriak teriak malem-malem, Wahananya banyak juga, tiket masuknya Rp 30.000/ orang, kayanya ini harga tiket khusus 3-5 April 2015deh  tiket masuk ke wahananya ga sama per wahana sekitar Rp 10.000-20.000. Ada puluhan wahana sih, tapi ini beberapa yang aku inget, ada Matador, Sepeda Udara, Lampion Garden, Rumah Kaca, Rumah hantu, Go kart, dll..



Disini ada tempat makannya juga, restonya, namanya Monopoli, dari sini kamu bisa makan sambil ngeliat pemandangan kota Batu, entah mungkin itu se-Malang. Hehe. Lagi di bukit bisa liat lampu-lampu se-kota malang. Tapi malem di Batu adem kok, biarpun abis maen tapi tetep seger.. 

August 8, 2014

Pura Agung Blambangan #BanyuwangiDay5

Untuk melengkapi perjalanan kami kali ini, tidak lups kami melakukan wisata religi *tepatnya disarankan oleh Pakde, hehe*. Yang kami kunjungi adalah Pura Agung Blambangan yang terletak di Desa Tembok Rejo kecamatan Muncar Kabupaten Banyuwangi. Pura blambangan merupakan pura terbesar di banyuwangi >> Pura Blambangan dan merupakan Pura terbesar kedua di pulau Jawa setelah Pura Gunung Salak, yang terletak di Jawa Barat


Untuk menuju Pura Agung Blambangan, dari kota membutuhkan waktu sekitar 45 menit dengan mobil. Jalan yang dilalui merupakan jalan di tengah kota banyuwangi, sehingga tidak sulit untuk mencapai Pura Agung Blambangan.

 Setelah memasuki areal pura, di jaba tengah terdapat Wantilan yang cukup besar yang biasanya digunakan untuk kegiatan keagamaan seperti tari tarian, atraksi kesenian dan lain-lain.  Areal Pura Agung Blambangan sangat luas, di dalamnya terdapat bangunan utama  berupa padmasana yang tinginya sekitar 10 meter, diapit 2 buah patung yang mengalirkan air suci atau tirta, di areal ini juga terdapat beberapa bangunan suci.
Sesampai di Pura, kita bertemu dengan seorang Pemangku, sebelum sembahyang, kami memperkenalkan diri, serta menjelaskan maksud dan tujuan kami datang ke pura. Suasana sembahyang disini sangat hening dan khusuk. Pada saat itu ada juga warga lain yang sedang tirta yatra bersembahyang disana.

Pura Agung Blambangan merupakan salah satu pura yang sering dikunjungi umat hindu dari banyuwangi maupun dari luar banyuwangi.

Karna waktu kedatangan kami sudah malam, kami tidak sempat melihat2 ke sekeliling pura, dan to the point untuk sembahyang saja, hehe

August 7, 2014

Pantai Pulau Merah dan Pura Tawang Alun #BanyuwangiDay4

Pulau Merah atau Pulo Merah adalah sebuah pantai dan objek wisata di Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi. Pantai ini dikenal karena sebuah bukit hijau kecil bertanah merah yang terletak di dekat bibir pantai. Bukit ini dapat dikunjungi dengan berjalan kaki saat air laut surut. Kawasan wisata ini dikelola oleh Perum Perhutani Unit II Jawa Timur, KPH Banyuwangi Selatan.  Perjalanan saya tempuh selama 2,5 jam dari kota banyuwangi, lumayan jauh karna melewati banyak kecamatan di Banyuwangi. 

Nama Pulo Merah merujuk pada sebuah bukit kecil di tepi pantai yang memiliki tinggi sekitar 200 meter Bukit tersebut memiliki tanah berwarna merah dan ditutupi oleh vegetasi hijau sehingga tidak terlalu tampak warna aslinya. Bukit ini bisa diakses pada saat air sedang surut.

Pantai Pulo Merah berpasir putih terbentang sepanjang tiga kilometer.  Tapi ombak di Pulo Merah yang cukup tinggi tidak terlalu sesuai untuk digunakan berenang, terutama bagi anak kecil. Ketika saya kesana pun, warga dilarang untuk berenang, karna ombak yang sangat tinggi. Tapi alternatif lainnya adalah kita dapat mengitari Pantai Pulo Merah dengan perahu. Tarifnya Rp 20.000 per orang. Terjangkau lah yaaaa. Sebanding dengan pemandangan yang akan kita lihat sepanjang pantai dan selama berkeliling.




Di areal Parkir Pantai Pulo Merah terdapat sebuah bangunan Pura, yaitu Pura Segara Tawang Alun. Berhubung saat itu tidak ada pemangku dan pintu pagarnya di kunci, saya dan kawan-kawan hanya bersembahyang dari depan saja.

HTM Pantai Pulo Merah adalah        Rp 5.000 per orang 
Parkir Motor                                    Rp 2.000 per motor.
Keliling Pulau Merah dengan Perahu Rp 20.000 per orang.

Air Terjun Kalibendo #BanyuwangiDay3

Masih bersama team yang sama, dewi, raka, surya, oka, deddy, mas ipung n mba dwi, perjalanan kita hari ini menuju Air Terjun Kalibendo. Menuju air Terjun Kalibendo diperlukan waktu 1 jam dari kota Banyuwangi. Air Terjun Kalibendo berada di dalam kawasan Agro Wisata Kalibendo, dimana terdapat perkebunan karet, kopi dan cengkeh.  Kawasan Kalibendo ini terletak di kaki Gunung Ijen. air terjun ini memiliki ketinggian sekitar 10.


Setelah memasuki wilayah lokasi wisata, kita tidak langsung dipertemukan dengan air terjun, tapi terlebih dahulu harus melewati jalan setapak, jembatan bambu dan juga sungai yang masih jernih. Jerniiiiih banget, Mungkin sumber air juga kali ya. Pemandangan disini hijau, jernih, cerah, duh, oke banget deh. Recomended !


HTM Air Terjun Kalibendo : Rp 2.000
Parkir Motor : Rp 2.000

Mendaki Gunung Ijen #BanyuwangiDay2

Gunung Ijen adalah sebuah gunung berapi aktif yang terletak di daerah Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, Indonesia. Gunung ini mempunyai ketinggian 2.443 mdpl. Untuk mendaki ke gunung inisaya berangkat dari Bali menuju banyuwangi melewati pelabuhan Gilimanuk-Ketapang. 




Untuk masuk ke areal gunung, dikenakan retribusi sebesar Rp 3.000 per orang.  Perjalanan menuju puncak gunung, melewati jalan setapak, dan tidak ada jalan yang bercabang. Jadi pendakian disini dipastikan aman dan tidak ada yang akan kesasar. Pendakian berlangsung santai. Saya berangkat jam 01.00 WIB dari p\arkiran dan sampai di puncak sekitar pukul 03.30 WIB. Dan tujuannya adalah melihat "Blue Fire" atau api berwarna biru yang ada disekitaran kawah Gunung Ijen. 

Untuk mendaki di Gunung Ijen, kita harus siap dengan kepulan asap belerang, harus membawa masker atau penutup hidung karena bau belerangnya sangat pekat, kuncinya adalah jangan panik, bernafas seperti biasa, kalau tidak kuat, lambaikan tangan *ups* segera turun untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan seperti lemas dan keracunan asap belerang.

Setelah di ketinggian 2000an mdpl, kita dapat beristirahat di Pos Bunder (pos yang unik karena memiliki bentuk lingkaran) jalur selanjutnya relatif agak landai. Taraaaaa!!! Sampai di puncak. Dan kita sempat melihat Blue Fire!! Untuk turun menuju ke kawah harus melintasi medan berbatu-batu sejauh 250 meter dengan kondisi yang terjal. Kemarin saya dan teman-teman tidak menuju kawah karna sesuatu dan lain hal. hehe. Suhu di puncak sangat dingin *menurut saya* tapi teman saya dewi, she is the strong girl, bisa-bisanya ga pake kaos kaki n cuma pake sandal buat mendaki. yayaya sudah profesional. kalau saya sih amatir :D

Berbeda dari gunung lainnya, mendaki Gunung Ijen, kita dapat membeli oleh-oleh langsung khas Gunung Ijen yaitu Belerang. Belerang ini sudah dibentuk sedemikian rupa oleh penambang dan penjual disini. Harganya juga terjangkau yaitu Rp 5.000-15.000




HTM Gunung Kawah Ijen Rp 3.000/orang
Kerajinan dari Belerang     Rp 5.000-15.000
Parkir Free

Taman Blambangan dan Taman Sri Tanjung #BanyuwangiDay1

Hari pertama di banyuwangi, kita jalan-jalan ke Taman Blambangan dan Taman Sri Tanjung. Apa itu taman blambangan dan taman sri tanjung? yahah, kalau di bali seperti puputan badung dan puputan renon.

Taman Blambangan



Taman Blambangan terletak di kota Banyuwangi. Di belakang taman blambangan ada tempat yang namanya Gesibu, semacam GOR. Di taman blambangan juga ada semacam pangung terbuka, dan ada lapangan basketnya. Hiburan disekitar taman blambangan yaitu mainan mobil-mobilan, motor-motoran dan skuter buuat anak-anak, buat yang dewasa, ada yang namanya becak cinta, cieeeeee

Taman Sri Tanjung.
Lokasinya juga di kota Banyuwangi, bahkan hanya beberapa meter dari Taman Blambangan. Tapi, di taman Sri Tanjung lebih meriah dari Taman Blambangan, ada air mancur, lampu warna warni di pohon-pohonnya, lebih banyak jenis tanamannya dan lebih banyak pedagang. Pedagang-pedagang disini sudah dibuatkan tempat berjualan, lebih rapi dibandingkan dengan di Bali. Makanan khas disini yaitu Tahu Petis, walaupun di bali juga sudah banyak yang jual, tapi rasanya lebih enak disini, Wajib beli, hehe.

Di Taman Sri Tanjung juga disewakan becak cinta, harganya 15.000/2x putaran atau 20.000/3putaran, satu becak cinta diisi dan digayung oleh empat orang. Karna saya berjumlah 8 orang, ewi, raka, surya, oka, deddy, mas ipung, mba anik dwi, akhirnya kami menyewa 2 becak, diikuti aksi balapan, hahahaha





Parkir Taman Blambangan Rp 2.000
Parkir Taman Sri Tanjung  Rp 2.000
Becak cinta, Rp15.000/2x putaran atau Rp 20.000/3putaran