Showing posts with label Banyuwangi. Show all posts
Showing posts with label Banyuwangi. Show all posts

June 30, 2015

Gunung Kawah Ijen, Lagi!

 
Jalan-jalan lagi ke banyuwangi, kali ini mendaki lagi, ke Gunung Ijen lagi, tapi personilnya beda, pengalamannya beda, tetep aja masih seru. Sekarang berangkatnya bareng Dayu, Roshi, Cece Yanny, Mas Deddy, Mbak fani, Mas Agung, Mbak Friska and Mas Ian. Ga banyak yang berubah dari pendakian yang terakhir, semoga sih tetep asri, tetep bersih.

Kalau di Bali ada yang namanya Konsep Tri Hita Karana, Prahyangan, Pawongan dan Pelemahan, dimana ajaran tri hita karana menekankan tiga hubungan  manusia dalam kehidupan di dunia ini. Ketiga hubungan itu meliputi hubungan dengan sesama manusia, hubungan dengan alam sekitar, dan hubungan dengan ke Tuhan yang saling terkait satu sama lain.

Sekarang kameranya udah bagus, hasil fotonya lebih bagus juga, hahaha, see you next time Gunung Kawah Ijen.


Banyuwangi sepertinya kota yang lagi hits buat di datengin, selain tempatnya yang deket, ternyata banyak tempat menarik yang bisa dikunjungi, tapiii, sayangnya ga punya waktu banyak buat menelusuri beberapa tempat yang pengen dikunjungi seperti Alas Purwo, Baluran, Pantai Teluk Ijo dan pantai Plengkung. Next, untuk kunjungan selanjutnya harus disempetin.

August 8, 2014

Wisata Belanja Banyuwangi

Smile Everyday
Merupakan tempat nongkrong, di pusat kota banyuwangi, tempatnya asik dan buka sampai malam, menu yang dijual seperti cola float, ice tea, banana split, milkshake, roti bakar, dan yang terpenting harganya terjangkau. Lokasinya dekat dengan pusat perbelanjaan Roxy dan Kampus Stikom Banyuwangi. Harga makanan dan minuman terjangkau Rp 5.000 - Rp 15.000.

Istana Gandrung
Merupakan tempat belanja oleh oleh khas banyuwangi, ada bagiak berbagai rasa, kerupuk tenggiri, baju, dan lain lain. Selain itu ada pula tempat makan dan nongkrongnya dibagian depan, dengan menu seperti nasi goreng dan kawan kawannya.

Kaosing
Merupakan distro yang menjual baju khas banyuwangi, maksudnya baju dengan desain khusus bertemakan banyuwangi, seperti berbahasa banyuwangi, peta wisata banyuwangi, dan lainnya. Harga kaos Kaosing sekitar 60.000-100.000

Roxy
Merupakan pertokoan di pusat kota banyuwangi. Terdapat pusat perbelanjaan, pedagang baju, banyak batik batik, dan ada restoran cepat saji KFC. Pertokoan ini hanya buka sampai jam 10 malam.

Pura Agung Blambangan #BanyuwangiDay5

Untuk melengkapi perjalanan kami kali ini, tidak lups kami melakukan wisata religi *tepatnya disarankan oleh Pakde, hehe*. Yang kami kunjungi adalah Pura Agung Blambangan yang terletak di Desa Tembok Rejo kecamatan Muncar Kabupaten Banyuwangi. Pura blambangan merupakan pura terbesar di banyuwangi >> Pura Blambangan dan merupakan Pura terbesar kedua di pulau Jawa setelah Pura Gunung Salak, yang terletak di Jawa Barat


Untuk menuju Pura Agung Blambangan, dari kota membutuhkan waktu sekitar 45 menit dengan mobil. Jalan yang dilalui merupakan jalan di tengah kota banyuwangi, sehingga tidak sulit untuk mencapai Pura Agung Blambangan.

 Setelah memasuki areal pura, di jaba tengah terdapat Wantilan yang cukup besar yang biasanya digunakan untuk kegiatan keagamaan seperti tari tarian, atraksi kesenian dan lain-lain.  Areal Pura Agung Blambangan sangat luas, di dalamnya terdapat bangunan utama  berupa padmasana yang tinginya sekitar 10 meter, diapit 2 buah patung yang mengalirkan air suci atau tirta, di areal ini juga terdapat beberapa bangunan suci.
Sesampai di Pura, kita bertemu dengan seorang Pemangku, sebelum sembahyang, kami memperkenalkan diri, serta menjelaskan maksud dan tujuan kami datang ke pura. Suasana sembahyang disini sangat hening dan khusuk. Pada saat itu ada juga warga lain yang sedang tirta yatra bersembahyang disana.

Pura Agung Blambangan merupakan salah satu pura yang sering dikunjungi umat hindu dari banyuwangi maupun dari luar banyuwangi.

Karna waktu kedatangan kami sudah malam, kami tidak sempat melihat2 ke sekeliling pura, dan to the point untuk sembahyang saja, hehe

August 7, 2014

Pantai Pulau Merah dan Pura Tawang Alun #BanyuwangiDay4

Pulau Merah atau Pulo Merah adalah sebuah pantai dan objek wisata di Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi. Pantai ini dikenal karena sebuah bukit hijau kecil bertanah merah yang terletak di dekat bibir pantai. Bukit ini dapat dikunjungi dengan berjalan kaki saat air laut surut. Kawasan wisata ini dikelola oleh Perum Perhutani Unit II Jawa Timur, KPH Banyuwangi Selatan.  Perjalanan saya tempuh selama 2,5 jam dari kota banyuwangi, lumayan jauh karna melewati banyak kecamatan di Banyuwangi. 

Nama Pulo Merah merujuk pada sebuah bukit kecil di tepi pantai yang memiliki tinggi sekitar 200 meter Bukit tersebut memiliki tanah berwarna merah dan ditutupi oleh vegetasi hijau sehingga tidak terlalu tampak warna aslinya. Bukit ini bisa diakses pada saat air sedang surut.

Pantai Pulo Merah berpasir putih terbentang sepanjang tiga kilometer.  Tapi ombak di Pulo Merah yang cukup tinggi tidak terlalu sesuai untuk digunakan berenang, terutama bagi anak kecil. Ketika saya kesana pun, warga dilarang untuk berenang, karna ombak yang sangat tinggi. Tapi alternatif lainnya adalah kita dapat mengitari Pantai Pulo Merah dengan perahu. Tarifnya Rp 20.000 per orang. Terjangkau lah yaaaa. Sebanding dengan pemandangan yang akan kita lihat sepanjang pantai dan selama berkeliling.




Di areal Parkir Pantai Pulo Merah terdapat sebuah bangunan Pura, yaitu Pura Segara Tawang Alun. Berhubung saat itu tidak ada pemangku dan pintu pagarnya di kunci, saya dan kawan-kawan hanya bersembahyang dari depan saja.

HTM Pantai Pulo Merah adalah        Rp 5.000 per orang 
Parkir Motor                                    Rp 2.000 per motor.
Keliling Pulau Merah dengan Perahu Rp 20.000 per orang.

Air Terjun Kalibendo #BanyuwangiDay3

Masih bersama team yang sama, dewi, raka, surya, oka, deddy, mas ipung n mba dwi, perjalanan kita hari ini menuju Air Terjun Kalibendo. Menuju air Terjun Kalibendo diperlukan waktu 1 jam dari kota Banyuwangi. Air Terjun Kalibendo berada di dalam kawasan Agro Wisata Kalibendo, dimana terdapat perkebunan karet, kopi dan cengkeh.  Kawasan Kalibendo ini terletak di kaki Gunung Ijen. air terjun ini memiliki ketinggian sekitar 10.


Setelah memasuki wilayah lokasi wisata, kita tidak langsung dipertemukan dengan air terjun, tapi terlebih dahulu harus melewati jalan setapak, jembatan bambu dan juga sungai yang masih jernih. Jerniiiiih banget, Mungkin sumber air juga kali ya. Pemandangan disini hijau, jernih, cerah, duh, oke banget deh. Recomended !


HTM Air Terjun Kalibendo : Rp 2.000
Parkir Motor : Rp 2.000

Mendaki Gunung Ijen #BanyuwangiDay2

Gunung Ijen adalah sebuah gunung berapi aktif yang terletak di daerah Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, Indonesia. Gunung ini mempunyai ketinggian 2.443 mdpl. Untuk mendaki ke gunung inisaya berangkat dari Bali menuju banyuwangi melewati pelabuhan Gilimanuk-Ketapang. 




Untuk masuk ke areal gunung, dikenakan retribusi sebesar Rp 3.000 per orang.  Perjalanan menuju puncak gunung, melewati jalan setapak, dan tidak ada jalan yang bercabang. Jadi pendakian disini dipastikan aman dan tidak ada yang akan kesasar. Pendakian berlangsung santai. Saya berangkat jam 01.00 WIB dari p\arkiran dan sampai di puncak sekitar pukul 03.30 WIB. Dan tujuannya adalah melihat "Blue Fire" atau api berwarna biru yang ada disekitaran kawah Gunung Ijen. 

Untuk mendaki di Gunung Ijen, kita harus siap dengan kepulan asap belerang, harus membawa masker atau penutup hidung karena bau belerangnya sangat pekat, kuncinya adalah jangan panik, bernafas seperti biasa, kalau tidak kuat, lambaikan tangan *ups* segera turun untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan seperti lemas dan keracunan asap belerang.

Setelah di ketinggian 2000an mdpl, kita dapat beristirahat di Pos Bunder (pos yang unik karena memiliki bentuk lingkaran) jalur selanjutnya relatif agak landai. Taraaaaa!!! Sampai di puncak. Dan kita sempat melihat Blue Fire!! Untuk turun menuju ke kawah harus melintasi medan berbatu-batu sejauh 250 meter dengan kondisi yang terjal. Kemarin saya dan teman-teman tidak menuju kawah karna sesuatu dan lain hal. hehe. Suhu di puncak sangat dingin *menurut saya* tapi teman saya dewi, she is the strong girl, bisa-bisanya ga pake kaos kaki n cuma pake sandal buat mendaki. yayaya sudah profesional. kalau saya sih amatir :D

Berbeda dari gunung lainnya, mendaki Gunung Ijen, kita dapat membeli oleh-oleh langsung khas Gunung Ijen yaitu Belerang. Belerang ini sudah dibentuk sedemikian rupa oleh penambang dan penjual disini. Harganya juga terjangkau yaitu Rp 5.000-15.000




HTM Gunung Kawah Ijen Rp 3.000/orang
Kerajinan dari Belerang     Rp 5.000-15.000
Parkir Free

Taman Blambangan dan Taman Sri Tanjung #BanyuwangiDay1

Hari pertama di banyuwangi, kita jalan-jalan ke Taman Blambangan dan Taman Sri Tanjung. Apa itu taman blambangan dan taman sri tanjung? yahah, kalau di bali seperti puputan badung dan puputan renon.

Taman Blambangan



Taman Blambangan terletak di kota Banyuwangi. Di belakang taman blambangan ada tempat yang namanya Gesibu, semacam GOR. Di taman blambangan juga ada semacam pangung terbuka, dan ada lapangan basketnya. Hiburan disekitar taman blambangan yaitu mainan mobil-mobilan, motor-motoran dan skuter buuat anak-anak, buat yang dewasa, ada yang namanya becak cinta, cieeeeee

Taman Sri Tanjung.
Lokasinya juga di kota Banyuwangi, bahkan hanya beberapa meter dari Taman Blambangan. Tapi, di taman Sri Tanjung lebih meriah dari Taman Blambangan, ada air mancur, lampu warna warni di pohon-pohonnya, lebih banyak jenis tanamannya dan lebih banyak pedagang. Pedagang-pedagang disini sudah dibuatkan tempat berjualan, lebih rapi dibandingkan dengan di Bali. Makanan khas disini yaitu Tahu Petis, walaupun di bali juga sudah banyak yang jual, tapi rasanya lebih enak disini, Wajib beli, hehe.

Di Taman Sri Tanjung juga disewakan becak cinta, harganya 15.000/2x putaran atau 20.000/3putaran, satu becak cinta diisi dan digayung oleh empat orang. Karna saya berjumlah 8 orang, ewi, raka, surya, oka, deddy, mas ipung, mba anik dwi, akhirnya kami menyewa 2 becak, diikuti aksi balapan, hahahaha





Parkir Taman Blambangan Rp 2.000
Parkir Taman Sri Tanjung  Rp 2.000
Becak cinta, Rp15.000/2x putaran atau Rp 20.000/3putaran

Jalan Jalan Banyuwangi

Liburan semester bagi teman-teman yang masih kuliah, harus diisi dengan aktivitas yang menyenangkan dan bermanfaat kan? Yaps. apalagi kalau bukan jalan - jalan. Kali ini, jalan jalannya sudah mulai go nasional, hahaha, ga cuma di Bali, tapi menuju banyuwangi.


Dipersiapkan jauh - jauh hari, akhirnya saya, dewi, raka, surya, dan oka, akhirnya berangkat "backpacker" ke Banyuwangi. Berangkat jam 05.00 WITA, dsri denpasar, menuju ubung, kapal, tabanan, bypas kediri, bypas denpasar gilimanuk, dengan jalan yang berliku, tanjakan yg lumayan ekstrem dan minimnya penerangan jalan, dan setelah mampir di 2 SPBU, kita sampai di Pelabuhan Gilimanuk jam 08.00 WITA, setelah membayar Biaya menyebrang gilimanuk ketapang Rp 19.000 akhirnya kapal berangkat menuju Banyuwangi.
Pukul 09.00 WIB kita sampai di banyuwangi, dan dijemput oleh seorang teman yaitu deddy, dan mas ipung, kakaknya, hmmm, udah dijemput, dikasi tempat tinggal n makan pula, hihihi. Rumahnya mas ipung ini di banyuwangi kota, sekitar 30 menit dari pelabuhan. 

Setelah istirahat sebentar, mulai deh kita berpetualang keliling kota banyuwangi. Tujuan utamanya sih satu, Mendaki Gunung Ijen, dan misi sampingnya adalah Taman Blambangan dan Taman Sri Tanjung , Air Terjun Kalibendo , Pantai Pulau Merah dan Pura Segara Tawang Alun Pura Agung Blambangan , Smile Everyday, Kaosing, Istana Gandrung dan Roxy

Thanks banget buat temen-temen dewi, raka, surya, oka, dedy, mas ipung, mba anik dwi, buat kekompakan, persaudaraan, ketawa-ketiwinya, beban n tanggung jawabnya. hahaha. Juga buat pakde, bude, n mba zahra di banyuwangi. miss youuh.